Menara Imperium, 27th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980 - Indonesia
+62 21 835 6363

Pada tanggal 1 Juni 2014, Tuan A yang merupakan Wajib Pajak dalam negeri Indonesia meninggalkan Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Selama bekerja di luar negeri Tuan A tidak memperoleh penghasilan dari Indonesia. Bagaimana status tuan A sebagai Wajib Pajak dalam negeri Indonesia pada tahun 2014, dan bagaimana pemajakan atas penghasilan yang diterima di luar negeri?

Tuan A masih merupakan subjek pajak dalam negeri Indonesia sepanjang yang bersangkutan masih memiliki tempat tinggal tetap di Indonesia dan sebaliknya belum memiliki tempat tinggal resmi di luar negeri, hal ini ditunjukan dengan adanya salah satu dokumen tanda pengenal resmi yang masih berlaku sebagai penduduk di luar negeri. Dalam hal tuan A masih merupakan subjek pajak dalam negeri Indonesia, maka atas penghasilan yang diperoleh Tuan A di luar negeri dikenakan pajak di Indonesia. Dalam hal terdapat P3B, maka penentuan status subjek pajak tuan A dapat ditentuan berdasarkan ketentuan mengenai penduduk(residence) dalam P3B antara Indonesia dengan Negara tersebut.

Ref. Peraturan Direktur Dirjen Pajak PER- 43/PJ/2011 tentang Penetapan Subjek Pajak Dalam Negeri dan Subjek Pajak Luar Negeri

Can't find what you need?

OR
Ask Question