Menara Imperium, 27th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980 - Indonesia
+62 21 835 6363

Bagaimana treatment pelaporan terhadap rekening joint account yang dimiliki  oleh nasabah participating jurisdiction dan/atau nasabah domestik/nasabah non-  participating jurisdiction?

Nasabah adalah suami istri yang membuka joint account. Istri adalah WNI yang hanya menjadi tax resident di Indonesia, sedangkan suami adalah WNA yang berasal dari participating jurisdiction.

Sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Huruf C angka 6 huruf e Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK.03/2017 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 19/PMK.03/2018, untuk menerapkan persyaratan agregasi sebagaimana dimaksud di atas, perhitungan agregat atas saldo atau nilai Rekening Keuangan yang dipegang oleh setiap orang pribadi yang merupakan Pemegang Rekening Keuangan bersama, dilakukan dengan cara mengatribusikan seluruh saldo atau nilai Rekening Keuangan bersama tersebut kepada masing-masing orang pribadi tersebut. Dengan demikian, joint account yang dimiliki oleh nasabah participating jurisdiction dan/atau nasabah domestik harus dilaporkan secara terpisah untuk kepentingan pelaporan CRS sesuai AEOI ke negara yuridikasi pelaporan dan untuk kepentingan perpajakan domestik, dengan nilai saldo rekening masing-masing sebesar saldo dalam joint account.

Can't find what you need?

OR
Ask Question